Kualifikasi Piala Dunia AFC 2026 Indonesia: Pelatih Irak Graham Arnold Mengkritik Perlakuan yang Tidak Adil

Mhd Munawir
3 Menit Bacaan
Socceroos line-up, Cameron Burgess, Graham

Pelatih Irak Graham Arnold secara terbuka menyatakan bahwa perlakuan terhadap Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 sangat tidak adil — mulai dari pemilihan tuan rumah hingga penjadwalan pertandingan. Temukan alasan mengapa pelatih Irak Graham Arnold mengkritik format kualifikasi Piala Dunia, dengan mengutip penjadwalan yang tidak adil dan keuntungan tuan rumah yang merugikan tim Indonesia

Kualifikasi Piala Dunia AFC 2026 Indonesia
Rizki Ridho berusaha merebut bola, Indonesia vs. Irak: Grup D

Arnold Menanggapi Undian Sulit Indonesia

Perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia AFC 2026 berakhir dengan kekecewaan, namun kisah ini terus menjadi bahan perbincangan — kali ini dari sudut pandang yang tak terduga. Pelatih kepala Irak, Graham Arnold, secara terbuka menyatakan bahwa Indonesia diperlakukan tidak adil oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) selama putaran keempat kualifikasi. Berbicara di saluran YouTube The Howie Games, Arnold mengatakan bahwa ia merasa sangat bersimpati kepada Tim Garuda, dan menyebut pengalaman mereka di babak playoff sebagai sesuatu yang “sangat tidak adil.”

Pemilihan Host dan Penjadwalan Mengundang Reaksi

Inti dari kritik Arnold adalah cara pengaturan grup Kualifikasi Piala Dunia AFC 2026 Indonesia. Ia mengingat pernah diberi tahu di awal kampanye bahwa pertandingan akan digelar di tempat netral — namun hal itu berubah saat pengundian sebenarnya berlangsung, dengan dua tim berperingkat tertinggi tiba-tiba ditunjuk sebagai tuan rumah. Meskipun Irak (peringkat ke-57) dan Qatar (ke-53) berada di atas Arab Saudi (ke-58) dalam peringkat FIFA, Arab Saudi justru diberikan hak tuan rumah untuk grup tersebut. “Entah bagaimana, Arab Saudi yang menjadi tuan rumah grup itu,” kata Arnold dengan blak-blakan.

Indonesia Menghadapi Kondisi yang Tidak Seimbang

Jadwal pertandingan semakin memperparah masalah. Dalam rangkaian pertandingan Kualifikasi Piala Dunia AFC 2026, skuad Indonesia tiba pada hari Senin — dengan beberapa pemain baru mendarat pada hari Selasa — sebelum menghadapi Arab Saudi pada Rabu malam. Mereka kemudian berhadapan dengan Irak pada hari Sabtu. Sebaliknya, Arab Saudi menikmati waktu istirahat selama enam atau tujuh hari sebelum pertandingan terakhir mereka. Indonesia kalah dalam kedua pertandingan tersebut (2–3 dari Arab Saudi, 0–1 dari Irak) dan finis di posisi terbawah Grup B. Pernyataan jujur Arnold memperkuat dugaan yang sudah lama dirasakan banyak penggemar: peluang Indonesia sudah sangat tipis bahkan sebelum pertandingan dimulai.

DITANDAI:
SUMBER:bolasport.com
Bagikan Artikel Ini
Ikuti:
I am a photographer and designer living in Aceh, Indonesia. I spend my time writing articles or filming videos.
Tidak ada komentar