{"id":3545,"date":"2026-04-26T22:58:00","date_gmt":"2026-04-26T15:58:00","guid":{"rendered":"https:\/\/onsabe.com\/?p=3545"},"modified":"2026-04-27T00:04:06","modified_gmt":"2026-04-26T17:04:06","slug":"pertina-dicoret-dari-keanggotaan-koi-ini-dampaknya-bagi-tinju-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/onsabe.com\/id\/pertina-dicoret-dari-keanggotaan-koi-ini-dampaknya-bagi-tinju-indonesia\/","title":{"rendered":"Pertina Dicoret dari Keanggotaan KOI, Ini Dampaknya bagi Tinju Indonesia"},"content":{"rendered":"<p class=\"\" data-end=\"563\" data-start=\"244\"><strong data-end=\"257\" data-start=\"244\">Jakarta \u2013<\/strong> Persatuan Tinju Amatir Indonesia (<strong data-end=\"303\" data-start=\"292\">Pertina<\/strong>) resmi dicoret dari keanggotaan <strong data-end=\"372\" data-start=\"336\">Komite Olimpiade Indonesia (KOI)<\/strong>. Keputusan ini diumumkan oleh <strong data-end=\"442\" data-start=\"403\">Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari<\/strong>, pada Selasa, 22 April 2025, dan merupakan bagian dari tindak lanjut kebijakan <strong data-end=\"562\" data-start=\"522\">Komite Olimpiade Internasional (IOC)<\/strong>.<\/p>\n<p class=\"\" data-end=\"675\" data-start=\"565\">Berikut adalah poin-poin penting mengenai pencoretan Pertina dan dampaknya terhadap masa depan tinju nasional:<\/p>\n<hr class=\"\" data-end=\"680\" data-start=\"677\" \/>\n<h3 class=\"\" data-end=\"725\" data-start=\"682\"><strong data-end=\"725\" data-start=\"686\">Alasan Pertina Dikeluarkan dari KOI<\/strong><\/h3>\n<p class=\"\" data-end=\"1046\" data-start=\"727\">Pencoretan Pertina didasari oleh kebijakan baru dari <strong data-end=\"787\" data-start=\"780\">IOC<\/strong>, yang secara resmi <strong data-end=\"878\" data-start=\"807\">menghentikan afiliasi dengan International Boxing Association (IBA)<\/strong> karena masalah tata kelola. Sebagai gantinya, IOC menunjuk organisasi baru bernama <strong data-end=\"978\" data-start=\"962\">World Boxing<\/strong> sebagai badan resmi pengatur olahraga tinju di level internasional.<\/p>\n<p class=\"\" data-end=\"1240\" data-start=\"1048\">Dengan perubahan ini, semua <strong data-end=\"1111\" data-start=\"1076\">Komite Olimpiade Nasional (NOC)<\/strong>, termasuk KOI, diwajibkan untuk melepas afiliasi dengan asosiasi tinju lokal yang masih bernaung di bawah IBA, termasuk Pertina.<\/p>\n<blockquote data-end=\"1368\" data-start=\"1242\">\n<p class=\"\" data-end=\"1368\" data-start=\"1244\">KOI telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada pengurus Pertina sejak <strong data-end=\"1334\" data-start=\"1316\">September 2024<\/strong> untuk mempersiapkan transisi ini.<\/p>\n<\/blockquote>\n<hr class=\"\" data-end=\"1373\" data-start=\"1370\" \/>\n<h3 class=\"\" data-end=\"1429\" data-start=\"1375\"><strong data-end=\"1429\" data-start=\"1379\">Dampak Pencoretan Pertina bagi Tinju Indonesia<\/strong><\/h3>\n<p class=\"\" data-end=\"1678\" data-start=\"1431\">Dengan dikeluarkannya Pertina dari KOI, organisasi ini <strong data-end=\"1570\" data-start=\"1486\">tidak lagi memiliki kewenangan untuk mengirim atlet ke ajang internasional resmi<\/strong> di bawah naungan IOC. Untuk sementara, semua kegiatan dan urusan tinju akan diambil alih langsung oleh KOI.<\/p>\n<p class=\"\" data-end=\"1855\" data-start=\"1680\">Namun, KOI memastikan bahwa pencoretan ini <strong data-end=\"1779\" data-start=\"1723\">tidak akan menghentikan kiprah atlet tinju Indonesia<\/strong> di ajang seperti <strong data-end=\"1810\" data-start=\"1797\">SEA Games<\/strong>, <strong data-end=\"1827\" data-start=\"1812\">Asian Games<\/strong>, dan <strong data-end=\"1854\" data-start=\"1833\">Asian Youth Games<\/strong>.<\/p>\n<hr class=\"\" data-end=\"1860\" data-start=\"1857\" \/>\n<h3 class=\"\" data-end=\"1904\" data-start=\"1862\"><strong data-end=\"1904\" data-start=\"1866\">Kemenpora Prioritaskan Nasib Atlet<\/strong><\/h3>\n<p class=\"\" data-end=\"2049\" data-start=\"1906\"><strong data-end=\"1943\" data-start=\"1906\">Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga<\/strong>, <strong data-end=\"1963\" data-start=\"1945\">Taufik Hidayat<\/strong>, menegaskan bahwa fokus utama pemerintah adalah memastikan <strong data-end=\"2048\" data-start=\"2023\">atlet tidak dirugikan<\/strong>.<\/p>\n<blockquote data-end=\"2136\" data-start=\"2051\">\n<p class=\"\" data-end=\"2136\" data-start=\"2053\">\u201cIni jangan sampai merugikan atlet. Kasihan kalau tidak ada wadahnya,\u201d ujar Taufik.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p class=\"\" data-end=\"2403\" data-start=\"2138\">Kemenpora berencana bekerja sama dengan KOI dan pihak terkait untuk memastikan keberlangsungan pelatihan dan kompetisi para petinju nasional. Salah satu opsi yang dibahas adalah <strong data-end=\"2375\" data-start=\"2316\">pembentukan organisasi tinju baru yang dapat diakui IOC<\/strong>, sebagai pengganti Pertina.<\/p>\n<hr class=\"\" data-end=\"2408\" data-start=\"2405\" \/>\n<h3 class=\"\" data-end=\"2466\" data-start=\"2410\"><strong data-end=\"2466\" data-start=\"2414\">KOI Siapkan Solusi untuk Kompetisi Internasional<\/strong><\/h3>\n<p class=\"\" data-end=\"2666\" data-start=\"2468\">Raja Sapta Oktohari menegaskan bahwa pencoretan Pertina <strong data-end=\"2572\" data-start=\"2524\">bukan akhir dari olahraga tinju di Indonesia<\/strong>. KOI berkomitmen untuk mencari jalan keluar agar atlet tetap bisa berkompetisi secara global.<\/p>\n<p class=\"\" data-end=\"2703\" data-start=\"2668\">Langkah-langkah yang disiapkan KOI:<\/p>\n<ul style=\"text-align: left;\">\n<li>Koordinasi dengan Kemenpora dalam proses seleksi dan pemberangkatan atlet ke event internasional.<\/li>\n<li>Diskusi strategis dengan IOC mengenai pembentukan organisasi pengganti Pertina yang sesuai dengan standar global.<\/li>\n<\/ul>\n<hr class=\"\" data-end=\"2924\" data-start=\"2921\" \/>\n<h3 class=\"\" data-end=\"2964\" data-start=\"2926\"><strong data-end=\"2964\" data-start=\"2930\">Tantangan dan Harapan ke Depan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"\" data-end=\"3261\" data-start=\"2966\">Peralihan dari IBA ke World Boxing adalah <strong data-end=\"3046\" data-start=\"3008\">tantangan besar namun juga peluang<\/strong> untuk membangun sistem tinju nasional yang lebih baik. Baik KOI maupun Kemenpora sepakat bahwa pembentukan asosiasi baru akan menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga eksistensi tinju Indonesia di tingkat dunia.<\/p>\n<blockquote data-end=\"3397\" data-start=\"3263\">\n<p class=\"\" data-end=\"3397\" data-start=\"3265\">\u201cJangan khawatir, ini bukan berarti kami mematikan tinju Indonesia. Justru ini adalah upaya untuk menyelamatkannya,\u201d tegas Oktohari.<\/p>\n<\/blockquote>\n<hr class=\"\" data-end=\"3402\" data-start=\"3399\" \/>\n<h2 class=\"\" data-end=\"3421\" data-start=\"3404\"><strong data-end=\"3421\" data-start=\"3407\">Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n<p class=\"\" data-end=\"3759\" data-start=\"3423\">Pencoretan Pertina dari keanggotaan KOI adalah dampak langsung dari keputusan IOC secara global. Meski menimbulkan kekhawatiran, langkah ini justru membuka jalan baru untuk reformasi olahraga tinju di Indonesia. Dengan komitmen dari KOI dan Kemenpora, harapannya para petinju tetap dapat berkembang dan bersaing di pentas internasional.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) resmi dicoret dari keanggotaan Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Keputusan ini diumumkan oleh Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari, pada Selasa, 22 April 2025, dan merupakan bagian dari tindak lanjut kebijakan Komite Olimpiade Internasional (IOC). Berikut adalah poin-poin penting mengenai pencoretan Pertina dan dampaknya terhadap masa depan tinju nasional: [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3866,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"googlesitekit_rrm_CAow_NS5DA:productID":"","footnotes":""},"categories":[185],"tags":[],"class_list":{"0":"post-3545","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-news"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/onsabe.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3545","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/onsabe.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/onsabe.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onsabe.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onsabe.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3545"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/onsabe.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3545\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3868,"href":"https:\/\/onsabe.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3545\/revisions\/3868"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onsabe.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3866"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/onsabe.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3545"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/onsabe.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3545"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/onsabe.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3545"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}